Energi Baru

October 6th, 2008

Lelah berjuang?

Letih bergerak?

Hampir memasuki stadium manusia skeptis?

Yang mencoba pragmatis dan lari dari permasalahan?

Coba lihat dunia. Sekeliling kita!

Bagiku ada banyak celah yang bisa men-charge energi kita

Hanya saja, kita TIDAK mau melihat

Hanya saja, kita SULIT mau mengerti

Hanya saja, kita terlalu egois

Dan keegoisan itu yang mendatangkan kelelahan dan keletihan!

So, ayo cari energi barumu, dengan caramu sendiri!

Kalau menurutku:

Mulai dengan melihat sekeliling dan bertanyalah:

“Bagaimana aku bisa membuat bumi bahagia?”

impian dalam kehidupan: sebuah pelajaran

February 5th, 2008

Diawali oleh kata - kata seorang sahabat: ‘Jangan pernah takut untuk bermimpi, karena mimpi adalah kekuatan’…

Pada awalnya, saya tidak setuju dengan pernyataan ini.
Bukankah mimpi hanyalah bagian dari ranah fiktif , tak berarti penting dibandingkan suatu tindakan real di kehidupan?
Mimpi hanyalah harapan dan cita-cita… yang tak kan berarti apa2 jika tak bisa diproyeksikan ke dunia nyata…
‘Mimpi’ adalah ‘visi-misi’ yang masih ‘terjebak’ dalam probabilitas: terwujud atau hanya penghias dunia maya belaka…

Namun pernyataan ini membuat otak ini penasaran dan tak berhenti berpikir…

***

Hingga di suatu hari, saat pagi itu angkot sadang serang - caringin yang saya tumpangi terjebak macet di simpang hingga 20menitan…  (syukur kelas Statistika Industri pagi itu tidak jadi dilaksanakan karena dosennya tidak hadir… ^_^)

Wajah penuh semangat yang menggelora itu sangat menarik perhatianku… tak peduli peluh yang membasahi seluruh wajah dan badannya, ia tetap senantiasa menarik gerobak nan penuh sampah itu… Tangannya begitu yakin merogoh benda yang sudah tak berbentuk jelas itu seakan itu adalah…. PERMATA!!!
Tak peduli dengan bau yang menyengat, ia begitu  giat melanjutkan kegiatannya.

Kupandangi matanya (Nah loooh… gak ‘menundukkan pandangan’ loe Sur…. hehe ^_^), berbinar  dan memancarkan sesuatu, dan aku tahu apa itu : MIMPI !!!!
Sebuah impian sederhana: bagaimana ia bisa mengambil manfaat dari sesuatu yang terabaikan, dibuang….

Saya terheran, sudah berpuluh-puluh kali aku melewati jalan ini setiap hari, namun mengapa baru hari ini aku menyadarinya…

Bapak itu… DIA adalah seorang manusia (ya iya lah!!), sama halnya dengan diriku saat ini: ingin hidup, ingin bahagia, dan punya MIMPI

Karena ‘impian’ …. tumpukkan sampah bagai permata!
Karena ‘impian’…. peluh menjadi tenaga!
Karena ‘impian’…. bau menyengat tak berarti apa2!

Aku tak tahu apa dasar impian Bapak itu, entah ingin membahagiakan keluarga atau sekedar ingin menyambung  hidup hingga esok hari….
Yang jelas, impiannya telah merubahnya menjadi pejuang di tengah sampah !

***

Dengan masih mengingat pemandangan yang penuh inspirasi tadi, gerbang belakang Kampus Ganesha menyambutku… Hari ini biasa saja, dengan mahasiswa yang lalu lalang dengan ekspresi yang beragam…

well: ini dia!!! Mengapa baru kusadari ?

Mereka juga memancarkan impian masing-masing…

Ada yang melangkah tegap seakan siap menerkam apa saja yang ada di depannya (saya rasa orang ini siap bertempur di kelas nanti), ada yang menunduk malu (atau sedang memperhatikan lantai ?), ada yang tertawa terbahak-bahak, ada yang terburu-buru, ada yang sendu, ada yang bahkan tanpa ekspresi….

semua ini, semua orang ini, tentu memiliki impian yang berbeda2… namun apapun itu, mereka rela bersusah payah melangkahkan kaki pagi ini menuju telaga ilmu di kampus ganesa ini…

Hmm…
Benar ya?
Betapa hebatnya kekuatan mimpi….

Ini bukan masalah itu terwujud atau tidak, buka masalah tinggi atau rendah, bukan masalah kompleks atau sederhana, tapi mimpi adalah sebuah tenaga…

Jika Newton mengatakan F = m x a….  tak akan ada a percepatan dari sebuah benda bermasa m tanpa adanya gaya pendorong F…

Mungkin…. orang-orang ini juga tak akan melakukan usaha  apapun jika tak berawal dari sebuah mimpi….

Okeeeey………………….
Semester baru…. semangat baru….
   Tuk mengejar impian…..

semangat semuanya!!!!!

"

mari sambut hari kemenangan!!!

October 11th, 2006

Siapa sangka Ramadhan ini kan segera berlalu?

10..9..8..7..6..5..4..3..2…

Ah… Aku hanya bisa menghintung mundur

Sedang ADA tanya tersirat di hati…

Adakah ramadhan esok masih bisa kutemui?

Mungkinkah jantung ini masih berdetak ?

Sudikah Ia mengizinkan dada ini tuk tetap bernapas?

Wallahu’alam…

Suatu misteri kehidupan yang tak mungkin ku ketahui…

Yang ku tahu, kali ini Allah masih mengizinkanku hidup, masih ada kesempatan tuk merasakan akhir Ramadhan yang indah ini..

Untuk itu….

Atas segala salah dan khilaf,

perilaku yang tak terkendalikan

dan janji yang terlalaikan

Izinkanlah Surani memohon maaf

setulus-tulusnya… sedalam-dalamnya…

hingga kadar yang tak terhingga (jika ketakterhinggaan ada)

Agar aku tiada lagi malu menatap-Nya, sedang bahu ini penuh dengan dosa

Agar aku lebih percaya diri tuk menatap hari itu…

hari kemenangan kita bersama!!

Kemenangan semua orang yang  mengikhlaskan tiap detak jantungnya tuk berada di jalan-Nya

yang mencintai agama dan Rasul-nya yang mulia…

yang merindukan aroma surga yang nyata…

dan yang mengklaim diri mereka "orang beriman"

Selamat Idul Fitri…!!!!

Wahai Ayah.. Ibu.. Kakak.. Adik… Om.. Tante… semua keluarga nun jauh disana…

Guru dan handai taulan…

Juga semua sahabat…

dan tentunya seluruh saudara-saudariku se-ukhuwah…

MARI KITA SAMBUT HARI KEMENANGAN INI

SEMOGA KITA DAPATKAN *KEFITRAHAN* YANG SESUNGGUHNYA

YANG TAK KAN KIKIS KENDATI RAMADHAN TELAH BERLALU

YANG TETAP TERTANCAP DI SANUBARI

HINGGA AKHIR NANTI….